Kuliner Unik Yang Harus Anda Cicipi Saat Liburan ke Korea

Jimayule – Seakan tak ada habisnya pembahasan Korea sebagai destinasi liburan. Selain tempat wisata, Negeri Gingseng ini pun dikenal dengan kulinernya yang beragam. Menu seperti tteokboki atau bibimbab mungkin sudah tak asing lagi untuk Anda.

Ingin coba menantang adrenalin dengan mencicipi kuliner aneh dan tak biasa dari Korea? Inilah beberapa Kuliner Unik Yang Harus Anda Cicipi Saat Liburan ke Korea :

1. Beondegi

Image result for Beondegi korea

Menu satu ini akan dengan mudah Anda temukan di jajanan kaki lima atau supermarket. Jika dilihat sepintas, Anda pasti akan mengira ini adalah kacang rebus. Padahal, ini adalah larva ulat yang dikukus. Bagi masyarakat Korea, beondegi adalah camilan lezat bertekstur kenyal dengan rasa yang gurih. Pedagang yang menjual menu satu ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan. Berminat untuk mencicipinya?

2. Sannakji

Image result for Sannakji korea

Anda mungkin sudah tak asing dengan menu satu ini. Sebab, di media sosial banyak sekali yang mengunggah tantangan makan sannakji. Ya, sannakji adalah menu gurita yang disajikan hidup-hidup di piring Anda. Terlihat menjijikkan, bukan? Namun, orang Korea tak menganggapnya aneh. Gurita yang dihidangkan adalah yang berukuran kecil agar muat dimasukkan secara utuh ke dalam mulut.

Agar lebih enak, sannakji dihidangkan bersama saus, biji wijen, kimchi, dan daun bawang. Jika tak berani memakan gurita yang utuh, Anda bisa meminta penjual untuk memotongnya dalam ukuran kecil. Ingat, harus mengunyah sannakji hingga teksturnya benar-benar lembut ya. Jika tidak, tentakelnya justru bisa menyangkut di tenggorokan dan mengganggu jalan pernapasan Anda.

3. Dalkbal

Image result for Dalkbal

Bagi orang Indonesia, tak ada yang aneh dengan menu satu ini. Sebab, kita pun sama-sama sering mengkonsumsinya. Namun tidak dengan turis mancanegara lainnya. Dalkbal ini tak lain adalah ceker atau kaki ayam. Dalkbal ini disajikan dengan cara dikukus, dipanggang, atau digoreng. Walaupun terlihat menjijikan, Anda tak akan bisa menolak kelezatan ceker ayam yang telah dibaluri saus yangnyeom bercita rasa pedas.

Tips Memilih Kue Pengantin Agar Sesuai Harapan Anda

Jimayule – Kue pengantin merupakan salah satu aspek penting dalam sebuah pesta pernikahan. Tak hanya sebagai “aksesori” di ruang resepsi semata, kue pengantin dalam pesta pernikahan juga merupakan lambang selebrasi cinta dan simbol dimulainya hidup baru berkeluarga bersama pasangan.

Oleh karena itu, banyak pasangan pengantin yang ingin membuat kue pengantin mereka tampak spesial. Berikut ini adalah Tips Memilih Kue Pengantin Agar Sesuai Harapan Anda :

Image result for kue pengantin impian

Pelajari website toko kue pilihan

Setelah memilih toko kue yang diinginkan, coba lihat kembali hasil karya kreatif yang sudah dibuat di website atau sosial media resmi mereka. Cari tema, desain dan detail yang paling memikat mata, lalu coba bayangkan kue seperti apa yang Anda inginkan dari desain-desain yang ada.

Buat kue menjadi pelengkap resepsi pernikahan

Sejatinya kue pengantin harus tampak menyatu dengan konsep pesta. Coba pikirkan tentang tema dekor yang digunakan, model gaun pengantin dipakai (lace atau ruffle), lokasi (ballroom atau alam terbuka), atau tema (alami, modern, rustic). Lalu pilihlah desain kue yang disesuaikan dengan keseluruhan elemen pesta sehingga menjadi satu kesatuan yang apik.

Pertimbangkan bentuk dan susunan

Apakah Anda ingin kue yang bertingkat dengan tiang-tiang penyangga, atau lebih suka kue pengantin yang menumpuk satu dengan yang lain? Untuk bentuk, apakah memilih kue bentuk bulat yang klasik, atau mencoba yang berbeda dengan bentuk kotak, heksagonal, atau bahkan asimetris.

Pilih buttercream atau fondant

Biasanya ini tergantung dari desain yang dipilih. Buttercream biasanya terasa lebih enak, sedangkan fondant lebih rapih dan sugar icing lebih mudah dibentuk sehingga lebih mudah untuk mengakomodir segala desain yang diinginkan.

Saatnya dihias

Gula bisa dibentuk menjadi beragam bentuk, seperti bunga, buah, patung, atau perhiasan. Anda bisa mencocokan desain kue dengan warna tema pernikahan atau gaun bridesmaid.

Pilih rasa dan isian yang cocok

Kue pengantin tak hanya seputar penampilan luar saja, tapi juga bagian dalamnya. Karena itu harus enak untuk dimakan juga. Vendor kue pengantin yang berpengalaman akan menawarkan banyak rasa yang bisa dipilih, mulai dari rasa klasik hingga kombinasi yang kreatif.

Bagaimana sudah mulai bisa menentukan seperti apa kue pengantin yang Anda inginkan di hari pernikahan nanti?

Ciri-Ciri Orang Yang Kecanduan Makanan

Jimayule – Bisakah seseorang kecanduan makanan? Selama ini, yang jamak kita dengar, kasus kecanduan misalnya pada kasus narkotika, alkohol, atau juga rokok. Yang menjadi masalah adalah jika seseorang mencandu makanan tak sehat atau junk food. Kebanyakan, makanan junk food memang lezat. Sulit untuk ditolak. Sebutlah, gorengan, keripik, kue, hidangan dessert, dan sebagainya.

Kita semua perlu asupan makanan. Namun demikian, kita pada dasarnya tidak memerlukan makanan seperti gula, makanan olahan dari tepung, ataupun beragam jenis junk food lainnya, yang sayangnya seringkali menjadi menyebabkan orang kecanduan. Tubuh kita hanya memerlukan makanan alami yang menyehatkan. Namun demikian, lidah seringkali berkata lain.

Anda pasti pernah mendengar ungkapan, “Makan apa pun boleh, asal tidak berlebihan.” Nah, ungkapan ini tidak bisa berlaku bagi mereka yang terlanjur mengalami kecanduan junk food. Mereka gagal mengatur porsi yang secukupnya. Bagaimana mengetahui, sampai seberapa jauh kita sudah kecanduan pada makanan tertentu? Sebab, kecanduan makanan memang tidak ada tes medisnya. Hanya bisa dilihat dari perilaku. Menurut Authorithy Nutrition, berikut adalah Mengenal Ciri Seorang Pecandu Makanan :

Image result for pecandu makanan

1. Muncul hasrat ingin mengudap jenis makanan yang membuat Anda kecanduan tersebut, meskipun sebenarnya Anda sudah kenyang dan sudah mengonsumsi makanan bergizi.

2. Ketika akhirnya mengonsumsi makanan tersebut, Anda sulit untuk berhenti mengunyah. Inginnya makan terus.

3. Muncul rasa bersalah telah mengonsumsi makanan tersebut, tetapi keesokannya Anda memakannya lagi, dan lagi.

4. Benak Anda terus mencari pembenaran, kenapa Anda masih boleh memakannya. Misalnya, “kan sedang deadline”, “butuh mood booster”, “sedang traveling”, “dijamu teman”, “hanya sekali-kali saja”, dan segudang alasan lainnya.

5. Berulang kali Anda berusaha untuk menghentikan kebiasaan mengonsumsinya, tapi tidak pernah berhasil.

6. Anda tidak mampu mengontrol porsi saat mengonsumsi makanan tersebut, meskipun Anda tahu bahwa makanan tersebut bisa membahayakan kesehatan ataupun terus menambah berat badan Anda.