Paket Data Smartfren Bikin Anda Makin Asik Internetan

Jimayule – Siapa yang tidak tahu provider CDMA paling banyak digunakan ini. ketahuilah Paket Data Smartfren. Menggunakan paket data dari provider ini Anda dapat bebas mengakses internet tanpa hambatan. Cepat dan lancar kapanpun dan dimana pun. Paket data dari provider ini ditawarkan dalam beberapa pilihan yang nantinya akan kita bahas pada artikel ini.

Pilihan Paket Data Smartfren

Provider ini menyediakan layanan internet 4G LTE pada jaringan 850 MHz dan 2.300 MHz. Provider ini menyediakan berbagai macam layanan, ketahuilah Paket Data Smartfren. Yuk kita kupas satu-persatu paket data yang ditawarkan provider ini.

1. Connex EVO

Image result for Connex EVO

Anda penguna MiFi? Rasakan kemudahan menikmati layanan internet dengan Paket Data Smartfren Connex EVO. Paket ini mempermudah pengguna MiFi dengan Fitur Auto Purchase. Ketika Anda mengisi pulsa secara otomatis akan menjadi paket kuota. Mudah bukan. Keuntungan menggunakan paket ini antara lain tidak ribet aktivasi paket,dan menggunakan 4G LTE speed kapanpun dimana pun akan bisa berinternetan cepat.

2. Paket Data Smartfren Volume Based EVO

Image result for Volume Based EVO

Pada paket ini ditawarkan beberapa pilihan yaitu kuota super besar, bulanan, mingguan dan harian. Anda dapat menggunakannya sesuai kebutuhan Anda. Untuk Paket Kuota Super Besar Anda akan mendapatkan 44 GB dengan kuota utama sebesar 18 dan kuota bonus 6 GB. Tak lupa juga kuota streaming sebesar 20GB. Pada paket bulanan Anda akan ditawarkan beberapa pilihan 1.75 GB, 8 GB, 17 GB, dan 27 GB. Untuk paket mingguan tersedia dua opsi yaitu 250 MB dan 500 MB. Untuk Anda yang menggunakan paket harian Anda dapat memilih kuota sebesar 30 MB atau 100 MB.

3. Paket Data Smartfren Internet Volume Based

Image result for Paket Data Smartfren Volume Based EVO

Dengan memahami kebutuhan manusia akan internet hadirlah paket ini. Paket ini memberikan beberapa opsi yang dapat Anda pilih untuk digunakan internetan. Harga paket ini sama dengan Volume Based EVO namun kuota internetnya lebih besar.

4. Internet Volume Based Auto Renewal

Image result for Internet Volume Based Auto Renewal

Jika Anda termasuk pengguna yang malas melakukan aktivasi paket, gunakanlah paket ini. paket ini memudahkan Anda berlangganan paket internet. Anda tidak perlu repot aktivasi, paket secara otomatis akan diperbaharui dan aktif.

5. Unlimited

Related image

Ingin internetan tanpa batas kuota, Anda dapat menggunakan paket ini. paket ini tersedia dalam beberapa pilihan harian, mingguan dan bulanan. Untuk harian ditawarkan paket kuota sebesar1,5 GB, 3 GB, dan 9 GB dengan kecepatan 512 Kbps. Untuk mingguan 150 MB dengan kecepatan 512 Kbps. Jika Anda ingin meningkatkan kecepatan internet Anda dapat membeli booster. Anda dapat meningkatkan ke kecepatan 1 Mbps dan 3,1 Mbps. Aturan pemakaian wajar berlaku untuk paket ini. jika melampaui batas FUP, kecepatan download menjadi 64 Kbps hingga paket berakhir. Paket Data Smartfren ini di tawarkan dalam 2 (dua) jenis layanan yaitu: Unlimited dan Postpaid Unlimited.

Demikianlah tadi hal-hal mengenai Paket Data Smartfren yang harus Anda ketahui. Nikmati internet cepat, lancar dan sip dengan paket data internet.

Kelebihan Atau Kekurangan Protein ? Kenali Ciri-Cirinya

Jimayule – Karbohidrat bisa menyebabkan epidemi kegemukan dan lemak mengendap dalam pembuluh darah. Tetapi protein? Protein menjadi pondasi untuk organ penting seperti sel, otot, tulang, kuku, hormon, dan enzim. Kata protein berasal dari bahasa Yunani, yang berarti pertama, atau paling penting. Semua manusia butuh protein. Binaragawan mendapatkan asupan suplemen protein dalam bentuk milkshake, minuman berenergi atau camilan yang tinggi protein untuk membangun massa otot mereka. Masyarakat umum juga mengonsumsi protein sebagai makanan sehari-hari.

Menurut Pedoman Gizi Seimbang, rata-rata kecukupan energi dan protein bagi penduduk Indonesia adalah 2150 kilo kalori dan 57 gram protein per orang per hari. Data dari Kementrian Kesehatan Indonesia, proporsi asupan energi penduduk Indonesia terbesar berasal dari karbohidrat 57,4%. Sedangkan asupan protein 14,4%.

Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan tingkat konsumsi protein warga Eropa barat dan Amerika Serikat. Mereka bahkan dianggap kelebihan protein, konsumsi protein mereka dua kali lipat dari porsi yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia WHO. Menurut US Dietary Guidelines, memperingatkan, para remaja pria, dan orang dewasa pria adalah kalangan yang dianjurkan untuk mengurangi asupan protein dan lebih banyak mengonsumsi sayuran. Lain halnya dengan para gadis (yang biasanya lebih rewel soal diet) dan manula (yang sering memiliki keluhan nafsu makan dan lemahnya massa otot) justru tidak memiliki masalah kelebihan protein.

Image result for makanan kaya protein

Baru-baru ini, The New York Times mengangkat kontroversi tentang protein ini dalam publikasinya. Mengutip penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism, penelitian yang menggunakan data 6000 responden penduduk Amerika Serikat), mengungkap, orang yang berusia 50–65 tahun yang mendapatkan 20% kalori mereka dari protein lebih rentan untuk menderita kanker dibanding dengan mereka yang asupan proteinnya tidak sebanyak itu.

Penelitian ini mendapat kritik tajam dan dituding hanya menggunakan data penelitian yang dilakukan selama 24 jam. Sebuah penelitian lain yang malah menunjukkan sebaliknya. Mereka yang melakukan diet tinggi protein (pada responden yang berusia di atas 65 tahun) makin berkurang risiko kematian dini.

Banyak pihak yang meragukan kebenaran kedua penelitian tersebut. Ada juga penelitian yang mengungkap bahwa diet tinggi protein dan rendah karbohidrat bisa mengurangi tekanan darah tinggi dan melindungi dari serangan jantung.

Namun banyak ilmuwan membenarkan bahwa konsumsi protein yang berasal dari daging merah atau daging yang telah diproses bisa menjadi penyebab kanker usus. Sedangkan ikan, ayam, dan sayur-sayuran adalah sumber protein yang lebih sehat.

Penyebab Orang Indonesia Hobi Belanja Online

Jimayule – Sektor e-commerce terus mengalami pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir di Tanah Air. Hal ini tidak lepas dari perkembangan teknologi informasi dan besarnya jumlah penduduk Indonesia.

‎General Manager lembaga riset Kantar Worldpanel Indonesia Venu Madhav menyatakan, Indonesia menawarkan pasar e-commerce yang sangat menjanjikan. Sebab, setengah dari 250 juta populasi Indonesia merupakan masyarakat berumur di bawah 30 tahun yang sudah sangat fasih dengan dunia online.

“Sejalan dengan berbagai tren yang terjadi seperti meningkatnya penetrasi smartphone, urbanisasi, dan peningkatan pendapatan yang siap dibelanjakan (disposable income) di kalangan masyarakat Indonesia, bisnis e-commerce diharapkan dapat memberikan performa yang lebih baik,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (25/8/2017).

Namun khususnya di bidang fast moving consumer goods (FMCG), tercatat hanya sejumlah 1,9 persen saja rumah tangga di daerah urban Indonesia yang melakukan pembelian dan transaksi melalui e-commerce.

Image result for online shop

“Walaupun angka penetrasi ini terbilang kecil, pertumbuhan dari rumah tangga yang melakukan belanja FMCG melalui portal online meningkat sangat pesat dari tahun ke tahun,” lanjut dia.‎

Menurut Venu, pertumbuhan ini terjadi karena adanya permintaan yang besar dari konsumen yang dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, ‎meningkatnya frekuensi belanja FMCG akibat promosi, konsumen dari berbagai lapisan ekonomi menyukai penawaran yang menurut mereka menguntungkan.

“Pada pasar online, harga yang tergolong murah dan seringnya promosi menjadi hal yang dianggap menguntungkan bagi konsumen. Itulah alasan dari terus bertumbuhnya pasar online di Asia, termasuk Indonesia,” kata dia.‎

Kedua, k‎einginan konsumen untuk mendapatkan kenyamanan dan kemudahan akses dalam berbelanja, baik di lingkup global maupun lokal. Menurut dia, kenyamanan dan kemudahan akses merupakan hal yang mempunyai pengaruh cukup besar, khususnya pada kalangan konsumen dengan gaya hidup modern kesehariannya disibukkan oleh urusan pekerjaan.

“Pada kalangan ini, pasar online menjadi alternatif dimana dapat memudahkan konsumen untuk membantu mereka membuat keputusan belanja di mana pun dan kapan pun,” ungkap dia.

Pasar offline

Sementara itu, Vice President Go-Food Nadia Tenggara menyatakan, 65 persen dari penjualan Go-Mart saat ini didominasi oleh pembelanjaan produk FMCG dengan performa yang terus mengalami peningkatan sebesar 5 persen dari bulan ke bulan.

Menurut dia, peningkatan populasi kalangan menengah di Indonesia telah menyebabkan kenaikan yang signifikan pada penetrasi smartphone dan aplikasi seluler, ditambah dengan keadaan lalu lintas di kota-kota besar yang kurang kondusif, telah menyebabkan adanya pergeseran pada perilaku belanja masyarakat.

“Konsumen menginginkan kenyamanan seperti yang ditawarkan oleh proses belanja online, sehingga pasar online semakin meningkat, termasuk untuk produk FMCG. Melihat trend yang ada di konsumen dan juga lewat pemaksimalan seluruh potensi dari pasar e-commerce dengan meminimalisir berbagai halangannya, kita dapat mengharapkan pasar online akan terus bertumbuh pada sektor FMCG,” jelas dia.‎

Meskipun begitu, kata Nadia, para pelaku bisnis FMCG di Indonesia tetap perlu memperhatikan agar tidak meninggalkan fokusnya pada pasar offline bersamaan dengan terus mengeksplor kesempatan pada sektor e-commerce.

“Hal ini dikarenakan baik channel penjualan online maupun offline memiliki peranan yang sama penting dalam menarik minat konsumen,” tandas dia.‎